BORNEONEWS, Palangka Raya - Virus Corona atau Covid-19 belum berakhir. Pemerintah dan sejumlah pihak tidak terkecuali aparat kepolisian terus bersinergi menekan angka penularannya. Bahkan, semangat dalam mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan tidak kendor meskipun kini sudah tersedia vaksin Covid-19.
Ajakan itu setiap hari disampaikan. Mulai dari pimpinan sampai anggotanya. Penyampaian tidak sekadar melalui spanduk imbauan, tapi juga secara langsung walaupun juga rentan terpapar. Ya, semua dilakukan demi mewujudkan wilayah ini bebas dari penyebaran virus tersebut.
Berikut inti dari pesan yang disampaikan anggota.
"Saat beraktivitas di luar rumah selalu lakukan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) untuk keselamatan diri maupun orang lain, dan yang tidak kalah penting jauhi kerumunan orang banyak karena hal tersebut merupakan pelanggaran Prokes yang berpotensi menimbulkan klaster baru penularan virus corona,” pesan anggota SPKT II Polsek Bukit Batu, Polresta Palangka Raya, Aiptu Kuswadi pada kegiatan patroli sambang Kamtibmas di Jalan Pisang Sidomulyo, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kamis, 28 Januari 2021.
Pesan serupa disampaikan anggota Polsek setempat, Bripka Firman. Dia menegaskan, menerapkan Prokes bukan sekadar menjaga keselamatan diri sendiri tapi juga orang lain. Di sisi lain, kewajiban untuk menerapkan Prokes diatur dalam Peraturan Wali Kota Palangka Raya No 26 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Kota Palangka Raya. Bagi siapa saja yang sengaja mengabaikan Prokes, akan menerima sanksi berupa denda, kerja sosial hingga teguran lisan maupun secara tertulis.
Seperti pada Sabtu, 30 Januari 2021. Satgas Aman Nusa II Polresta Palangka Raya mendapati sejumlah warga tidak memakai masker. Personel lalu menegurnya. Personel juga menegaskan jangan menganggap remeh virus itu.
--page
“Virus ini telah merenggut banyak sekali korban jiwa di seluruh dunia. Oleh karena itu, jangan menganggapnya remeh demi keselamatan diri sendiri, keluarga maupun orang lain, terutama di Kota Palangka Raya,” tegas Iptu Judin saat berada di Jalan Tjilik Riwut.
Selain sosialisasi, langkah pencegahan berupa penyemprotan disinfektan juga dilakukan. Tidak hanya di tempat umum, lingkungan internal-pun menjadi sasaran. Seperti pada Sabtu, anggota menyemprot kawasan Asrama Bakti Brata di Jalan Tjilik Riwut Km 3,5.
“Ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan dan upaya pencegahan terjadinya penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan internal Polresta Palangka Raya, yang tentunya secara rutin dilakukan,” ungkap Aipda Dwi Agus, selaku pengawas kegiatan tersebut.
Untuk diketahui, pemerintah pusat mendistribusikan 3 juta dosis vaksin Sinovac ke 34 provinsi di seluruh Indonesia termasuk Kalteng. Di Kalteng, vaksin Covid-19 tiba di Kota Palangka Raya pada Selasa, 5 Januari 2021. Selanjutnya, vaksin tersebut didistribusikan ke kabupaten dan kota di Kalteng.
Dinas Kesehatan Kalteng memulai vaksinasi covid-19 pada Kamis, 14 Januari 2021. Hal itu seiring dengan keluarnya izin vaksin dari BPOM.
--page
Sementara itu, Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri menyampaikan pentingnya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah menjalani vaksinasi covid-19.
"Selalu memakai masker jika ke luar rumah, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, dan hindari kerumunan," pesan Fahrizal Fitri, Kamis, 14 Januari 2021.
Dia menegaskan, walaupun vaksin covid-19 sudah ada, bukan berarti masyarakat bisa sepenuhnya mengabaikan protokol kesehatan. "Kalau vaksinasi dan protokol kesehatan ini bisa dilakukan secara bersamaan, pasti hasilnya akan lebih baik dan efektif," tuturnya.
Ungkapan serupa juga disampaikan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. "Meskipun vaksin covid-19 sudah ada, bukan berarti masyarakat harus mengabaikan protokol kesehatan. Sebaliknya kedisiplinan akan aturan kesehatan itu tetap dijalankan bahkan lebih ketat lagi," katanya, Senin 11 Januari 2021.
“Semuanya demi kebaikan. Kita harus saling bantu. Lihat saja tenaga kesehatan, mereka terus berjuang. Kita cukup bantu dengan disiplin menjalankan prokes," pesannya.
Tidak hanya mereka, hal yang sama juga disampaikan anggota DPRD Kota Palangka Raya, dalam hal ini Wakil Ketua I Komisi C, M Hasan Busyairi. Dia menyebut mendukung upaya penanganan pencegahan penularan Covid-19. Dia pun meminta agar masyarakat tetap patuh protokol kesehatan meskipun vaksin sudah tersedia.
--page
Imbauan, ajakan dan lainnya harus kita dukung bersama demi menggapai tujuan bebas dari pandemi Covid-19. Dengan begitu, aktivitas bisa kembali berjalan normal.
Terkait dengan update terbaru perkembangan kasus Covid-19 di Kalteng, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng pada Minggu, 31 Januari 2021 merilis bahwa pasien sembuh tembus di angka 10.182 orang. Dengan jumlah tersebut, presentase pasien sembuh mencapai 85 persen.
Untuk pasien Covid-19 meninggal dunia, totalnya mencapai 316 orang dengan tingkat kematian 2,6 persen. Sedangkan pasien dalam perawatan berjumlah 1.475 orang, dengan persentase 12,3 persen. (*)









