PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Melalui program food estate diharapkan kedepan petani tidak hanya memanen padi, tapi juga tetapi juga tanaman holtikultura.

Kepala Dinas Tanaman Pengan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah, Sunarti mengatakan program food estate merupakan pangan terintigrasi. 

"Jadi nanti petani tidak hanya panen padi tetapi saat menunggu juga panen lainnya,” ucapnya, Senin 1 Februari 2021.

Ia mencontohkan seperti penanaman jeruk di sepanjang jalan sawah, kemudian ditunjang dengan penanaman sayur sayuran disekitarnya.

“Petani yang kreatif ini mengembangkan tanaman sayur sayuran. Ada daun bawang, sawi, jabe, kacang tanah, bayan dan kangkung. Menanamnya di serujan tadi, karena memang jalannya belum digunakan,” jelasnya.

--page

Setelah itu juga dilakukan pemanfaatan air saluran irigasi sawah melalui langkah budidaya perikanan lokal.

“Air itu dimanfaatkan untuk memelihara ikan ikan. Kami kembangkan disana ikan bapuyu, haruan dan lele,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)