BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali merilis perkembangan penanganan pandemi Covid-19 mingguan.
Berdasarkan data Tim Satgas menyampaikan hasil penilaian resiko kenaikan kasus penyebaran Covid-19 kabupaten kota di Kalteng tidak ada wilayah dengan status penilaian skoring resiko kenaikan kasus dengan tingkat resiko tinggi (zona merah), maupun berstatus zona hijau.
Tim Satgas menyatakan jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya, terdapat enam kabupaten kota yang mengalami perubahan resiko kenaikan kasus penyebaran Covid-19.
Mulai dari Kota Palangka Raya dari resiko tinggi (zona merah) menjadi resiko sedang (zona oranye), Kabupaten Gunung Mas dari resiko tinggi (zona merah) menjadi resiko sedang (zona oranye).
Setelah itu Kabupaten Kotawaringin Barat dari resiko tinggi (zona merah) menjadi resiko sedang (zona oranye), Kabupaten Barito Utara dari resiko sedang (zona oranye) menjadi resiko rendah (zona kuning).
--page
Kemudian Kabupaten Katingan dari resiko sedang (zona oranye) menjadi resiko rendah (zona kuning) dan Kabupaten Seruyan dari resiko sedang (zona oranye) menjadi resiko rendah (zona kuning).
“Berdasarkan keseluruhan data tersebut, maka hasil penilaian resiko kenaikan kasus penyebaran Covid-19, Provinsi Kalteng berada pada resiko sedang (zona oranye) dengan skor 2,06 status terdampak,” tulis Ketua Satgas Covid-19 Kalteng, Sugianto Sabran melalui rilisnya, Senin 1 Februari 2021. (HERMAWAN DP/B-6)









