PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Program Food Estate Kalimantan Tengah (Kalteng) diharapkan bisa menjadi penyokong sumber pangan nasional.

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran yakin program-program pertanian strategis food estate akan memberikan multiplier effects bagi perekonomian dan pembangunan Kalteng..

“Ini penting. Satu (Food Estate) di bawah Pak Mentan, satu (perkebunan singkong) di bawah Pak Menhan,” ungkap Sugianto melalui rilisnya, Selasa 2 Februari 2021.

Sugianto berharap program program tersebut dapat mendorong penciptaan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Kalteng.

“Melalui program ini terbuka lapangan pekerjaan yang begitu besar. Tinggal masyarakatnya kembali, harus mau menjadi petani, harus mau bekerja keras. Jangan malu jadi petani. Petani itu pekerjaan yang mulia,” sebut Sugianto.

--page

Perlu diketahui program lumbung padi dan perkebunan singkong Kalteng merupakan proyek nasional dan sudah mulai dikembangkan sejak Oktober dan November 2020.

Total ada 30 ribu hektar komoditas padi di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas yang 95 persennya sudah mulai proses produksi. Sedangkan perkebunan singkong berada di Kabupaten Gunung Mas dengan luasan lahan 537 hektar siap tanam saat ini. (HERMAWAN DP/B-5)