SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sejak 27 Januari 2021, proses vaksinasis untuk tenaga kesehatan telah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Sedikitnya, hingga hari ke-6 ini, ada 1.105 sasaran. Namun yang sudah divaksin 933 orang, dan yang batal atau gagal yakni 100 orang. 

Batalnya sasaran untuk divaksin karena ada beberapa alasan. Namun yang paling banyak yakni tenaga kesehatan yang masih hamil dan juga menyusui.

"Sasaran gagal di vaksin, rata-rata karena menyusui dan hamil. Namun ada juga yang sudah pernah terjangkit Covid-19," ujar Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim Multazam, Rabu, 03 Februari 2021. 

Multazam menerangkan, sasaran vaksinasi tahap pertama ini yakni 2.193. Dari jumlah tersebut, status registrasi 2.180. Sedangkan yang sudah divaksin 933 orang, tertunda 77 orang, dan batal 100 orang. 

--page

"Untuk sasaran yang ditunda vaksinasi akan dijadwalkan ulang lagi nantinya," terang Multazam. 

Vaksinasi tahap pertama ini diutamakan untuk tenaga kesehatan dan beberapa pejabat daerah serta tokoh masyarakat. Hal itu untuk memberikan contoh dan kepercayaan kepada masyarakat bahwa vaksin tidak berbahaya. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)