PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sempat beredar adanya foto sekelompok orang berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Padahal, aktivitas pariwisata masih belum dibuka kembali oleh Tim Gugus Tugas Covid-19, Kotawaringin Barat (Kobar). Beredarnya foto itu-pun memancing beragam komentar di media sosial.

Untuk itulah, perwakilan pelaku wisata di Kobar pada Rabu, 3 Februari 2021 langsung merespons dengan mendatangi kantor Balai TNTP untuk mempertanyakan dan berdiskusi mengenai hal tersebut.

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kobar Sofyan Hadi seusai pertemuan mengatakan, setelah mendapatkan penjelasan dari pihak Balai TNTP, pihaknya bisa mengerti permasalahannya, namun ada beberapa hal yang menjadi catatan.

"Berdasarkan penjelasan staf Balai TNTP,  foto yang beredar tersebut diupload dari peserta kunjungan mitra Balai TNTP dari Bank Indonesia (BI). Karena pihak mitra bermaksud memberikan bantuan CSR untuk membangun sarana dan prasarana (sarpras) di antaranya penunjang protokol kesehatan, sebelum aktivitas pariwisata dibuka sekitar pertengahan Februari 2021 ini," jelas Sofyan Hadi.

Menurut Sofyan Hadi, pihaknya menyampaikan pada staf Balai TNTP bahwa apapun kunjungannya, harapannya disiplin protokol kesehatan bisa diterapkan tanpa kecuali.

--page

"Setelah kami sampaikan apa yang menjadi uneg-uneg kami dan pihak Balai TNTP juga memberikan tanggapan dengan baik, maka kami anggap masalah ini sudah selesai. Artinya siapapun itu, aturan protokol kesehatan wajib dilakukan secara tegas tanpa kecuali," jelas Sofyan Hadi.

Selain itu, menurut Sofyan Hadi, dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga berkomitmen untuk memperbaiki masalah komunikasi agar mencegah miskomunikasi.

"Tadi kami juga sepakat bila ada permasalahan antar-pelaku wisata dan Balai TNTP harapannya bisa didiskusikan terlebih dahulu secara langsung dan tidak langsung diupload ke media sosial yang hanya memancing beragam komentar yang malah tidak memberikan solusi apapun," tutur Sofyan Hadi. (WAHYU KRIDA/B-7)