BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan kontribusi layanan transportasi perdagangan ekspor seluruh pelabuhan di Kalteng pada Desember mengalami penurunan dibandingkan November 2020, yaitu dari 37,06 persen menjadi 32,98 persen.
Dia mengungkapkan, untuk total transaksi ekspor melalui pelabuhan di Kalteng mencapai US$ 62,39 juta. Rinciannya melalui Pelabuhan Kumai sebesar US$ 54,37 juta, Pelabuhan Sampit US$ 4,73 juta, Pangkalan Bun US $2,47 juta, dan Pulang Pisau US$ 0,82 juta.
"Sedangkan layanan ekspor melalui pelabuhan di provinsi lain senilai US$ 126,79 juta atau 67,02 persen," ucapnya. Rabu, 3 Februari 2021.
Dia menjelaskan, layanan ekspor melalui provinsi lain tersebut sebagian besar melalui Pelabuhan Banjarmasin senilai US$ 100,29 juta, Pelabuhan Tanjung Perak US$ 10,94 juta, dan Bandara Soekarno-Hatta US$ 8,22 juta.
Jika dibandingkan pada Desember 2019, kontribusi layanan ekspor di Kalteng pada Desember 2020 menurun dari 35,16 persen.
Selain itu, untuk nilai ekspor melalui Pelabuhan Kumai naik sebesar 35,45 persen. Sementara melalui Pelabuhan Sampit menurun 83,99 persen, Pangkalan Bun menurun 31,96 persen, Pulang Pisau menurun 20,39 persen, dan Kuala Kapuas menurun 100%.
Begitu juga dengan layanan ekspor melalui provinsi lain mengalami penurunan sebesar 9,38 persen. Yakni melalui Pelabuhan Banjarmasin turun 9,87 persen. Sementara ekspor melalui Bandara Soekarno-Hatta naik sebesar 82.100,00 persen.
--page
"Secara kumulatif, kontribusi layanan ekspor melalui pelabuhan di wilayah Kalimantan Tengah meningkat dari 24,31 persen di tahun 2019 menjadi 28,52 persen pada tahun 2020," terangnya.
Adapun, nilai ekspor melalui pelabuhan di wilayah Kalteng senilai US$520,21 juta, terutama dilayani melalui Pelabuhan Kumai yakni senilai US$394,44 juta dan Sampit US$76,18 juta.
"Sedangkan untuk layanan ekspor melalui provinsi lainnya yaitu senilai US$1.303,77 juta, terutama melalui Pelabuhan Banjarmasin US$893,75 juta, Pelabuhan Tanjung Perak US$138,33 juta, dan Bandara Soekarno-Hatta US$112,49 juta," pungkasnya. (DONNY D/B-11)









