BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah menyampaikan pentingnya meningkatkan sinergitas antar stakeholder terkait dalam rangka penanggulangan bencana alam.
Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi membahas kesiapan menghadapi ancaman bencana alam, Rabu, 3 Februari 2021.
"Kabupaten Kobar ini sangat berpotensi terjadi banjir dan karhutla setiap tahun. Ini menjadi bahan evaluasi untuk mengambil kebijakan-kebijakan terkait kedaruratan bencana," kata Nurhidayah.
Untuk itu, pihaknya juga telah melakukan langkah antisipasi. Sehingga apabila terjadi kedarutan bencana, Pemkab Kobar bersama instansi terkait sudah siap baik dari personel maupun sarana dan prasarana.
"Banyak hal yang terjadi ketika musibah terjadi. Penting fokus pada penyelamatan jiwa, harta benda, dan masalah sosial dari bencana yang timbul," kata Bupati.
Dia juga mengapresiasi rapat lintas instansi. Sebab dengan koordinasi ini, persiapan jauh lebih matang.
--page
"Penanganan kebencanaan tidak hanya BPBD dan dinas sosial. Dinas lain juga langsung peduli dan melakukan tanggung jawabnya. Termasuk sinergitas bersama TNI dan Polri," tutupnya. (DANANG/B-11)









