PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, antisipasi terjadinya bencana harus dimulai dari bawah yakni kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

"Sebagai kepanjangan tangan pemerintah ada Lurah sampai RT/RW bersama warga di lingkungan masing-masing perhatikan Sarpras yang ada dan saling gotong royong untuk menjaganya," ucap Fairid, Rabu 3 Januari 2021.

Selain itu juga diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah dan pihak terkait lainnya. Sebagai contoh untuk mencegah banjir, maka diperlukan kesadaran masyarakat dan ketegasan dalam menegakan aturan.

"Fasilitas yang ada dibangun bukan untuk siapa tapi semuanya milik kita, maka dijaga dan dirawat. Itu poin pentingnya supaya tidak dikit-dikit pemerintah," katanya.

Langkah lainnya dilakukan dengan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana seperti di Kelurahan Sabaru. Hal itu dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar peduli terhadap lingkungan.

--page

"Sekarang pandemi belum berakhir, jangan sampai muncul lagi masalah baru atau bencana baru. Peran dari tangguh bencana ini salah satunya menekan sebaran Covid-19," pungkasnya. (HENDRI/B-6)