PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Deputi KBKR BKKBN RI dr. Eni Gustina besama tim, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Kunjungan itu dalam rangka penguatan program Banggakencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana).

Dalam kunjungannya kali ini, sekaligus untuk melaksanakan launching pelayanan KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dana BOKB tahun 2021 di kecamatan Pangkalan Banteng, Kamis, 4 Februari 2021.

"Kami memang ditugaskan oleh Bapak Kepala BKKBN untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan langsung, kepada pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Kobar, terkait penguatan program Banggakencana," ujarnya.

Jadi tahun ini, sesuai hasil diskusi dengan Bupati Konar, juga akan fokus memetakan keluarga-keluarga Beresiko. Sehinggan, tujuan tim ke Kobar, juga untuk lebih memperkuat pelayanan kontrasepsi ke depan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi.

"Mengapa hal ini kita fokuskan, karena ini adalah cikal bakal untuk keluarga berkualitas. Untuk itu, dengan adanya pemanfaatan dana DAK dalam bentuk sarana dalam hal ini mobil, ini tentunya akan memperkuat program. KB di Kotawaringin Barat untuk meningkatkan kualitas keluarga," ungkapnya.

--page

Disampaikan juga, bahwa untuk mencapai keluarga berkualitas tidak hanya berarti orang harus mencegah kehamilan, tidak hanya orang menjarangkan kehamilan. Tapi bagaimana orang itu dapat menghasilkan atau memiliki keturunan keturunan yang betul-betul berkualitas, sehat dan bisa mengangkat derajat kehidupannya ke depan.

Disamping itu, program BKKBN lainnya, yaitu program Kampung KB, program ini ada untuk meningkatkan kualitas keluarga, sebagai upaya mendukung bagaimana keluarga ini juga mampu secara ekonomi.

"Secara operasional, kita tahu bahwa di Kotawaringin Barat masih banyak daerah - daerah terpencil yang membutuhkan sentuhan, membutuhkan pelayanan yang tentunya membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, dalam hal ini pelayanan KB," pungkasnya. (DANANG/B-7)