BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) SKW II Pangkalan Bun di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), saat ini tengah merawat seekor satwa liar Lutung Merah atau Kelasi dengan nama latin (Presbytis rubicunda).
Disampaikan oleh Kepala Kantor BKSDA SKW II Pangkalan Bun Dendi Setiadi bahwa, beberapa hari yang lalu, pihaknya menerima bayi satwa pemakan dedaunan muda dan biji-bijian tersebut dari Suyono, warga asal Kabupaten Kotawaringin Timur.
"Lutung Merah tersebut jenis kelaminnya jantan dan baru berumur sekitar 1 bulan. Saat ini tengah dalam perawatan dan pemantauan dokter hewan dari Orangutan Foundation Internasional (OFI)," ujarnya, saat dikonfirmasi Borneonews pada Jumat, 5 Februari 2021.
Berdasarkan informasi Suyono, awal mula menemukan satwa tersebut di perkebunan masyarakat. Bayi Lutung itu sedang melakukan aktifitas memakan dedaunan lalu diduga ditinggal oleh kelompoknya atau induknya.
"Karena masih bayi, warga ini kasihan lalu diamankan dan diserahkan kepada petugas BKSDA yang berada di Sampit," tuturnya.
--page
Dia melanjutkan, saat ini, lutung tersebut sedang dikarantina dan menjalani rehabilitasi. Apabila nanti usianya sudah cukup dan layak untuk dilepas liarkan, maka akan segera dilepaskan. (DANANGB-7)









