PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Penerapan sistem assessment untuk kelulusan siswa ditunda pemerintah. Namun ujian nasional tetap ditiadakan dan diganti dengan ujian akhir sekolah.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kurikulum SMPN 1 Palangka Raya, Rusmawati Tarigan menilai penundaan penerapan sistem assessment merupakan langkah yang tepat.

“Penundaan merupakan langkah yang tepat. Apalagi dengan kondisi yang masih di masa pandemi seperti ini,” ungkap Rusmawati di ruang kerjanya, Jumat 5 Februari 2021.

Rusmawati berpendapat penerapan assessment akan lebih optimal saat nanti pelaksanaan belajar mengajar sudah dilakukan secara normal.

Apalagi penerapan sistem assessment akan menilai pelaksanaan pendidikan secara menyeluruh, baik dari kemampuan siswa maupun metode mengajar yang diterapkan sekolah.

--page

“Secara pribadi saya mendukung adanya sistem baru berupa assessment. Nantinya tidak hanya siswa, lingkungan sekolah juga dinilai melalui sistem itu,” terang Rusmawati. (HERMAWAN DP/B-11)