PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Eddy Abdurachman mengatakan bahwa sektor kelapa sawit berperan penting bagi perekonomian nasional.

"Pertumbuhan di sektor ini mampu meningkatkan kesejateraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan," kata Eddy pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Hal ini disampaikan Eddy saat menjadi Keynote Speech dalam Webinar Nasional dalam rangka Hari Pers Nasional bertajuk "Peran Kelapa Sawit Terhadap Pembangunan Ekonomi Nasional".

"Tercatat total nilai ekspor produk sawit pada 2017 sebesar Rp239 triliun yang merupakan terbesar dan lebih besar dari sektor minyak dan gas," tambahnya.

Dalam sektor ketahanan energi penerapan kebijakan mandatori biodiesel pada Agustus 2015 sampai dengan Juni 2018 menciptakan penghematan devisa sebesar 2,52 miliar dolar atau 30 triliun.

--page

"Sebagai industri padat karya, jutaan masyarakat Indonesia bergantung pada sektor kelapa sawit. Kebun industri mampu menyerap 4,2 juta tenaga kerja langsung dan 12 juta tenaga kerja tidak langsung. Sementara petani swadaya mampu menyerap 4,6 juta orang. Sejak tahun 2000, sektor kelapa sawit Indonesia membantu 10 juta orang keluar dari garis kemiskinan karena faktor-faktor yang terkait dengan ekspansi kelapa sawit dan setidaknya 1,3 juta orang yang hidup di pedesaan keluar dari garis kemiskinan secara langsung berkat kelapa sawit," bebernya. (TESTI PRISCILLA/B-6)