PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada triwulan IV tahun 2020 lalu, hampir semua provinsi di regional Kalimantan mulai menunjukkan perbaikan ekonomi kecuali Kalsel yang masih terkontraksi sebesar 0,58 persen.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menjelaskan pertumbuhan ekonomi tertinggi untuk wilayah Kalimantan pada triwulan IV lalu yaitu Kalbar sebesar 3,64 persen.

"Untuk perekonomian Kalteng pada triwulan IV tahun 2020 lalu mengalami pertumbuhan tertinggi kedua setelah Kalbar," ucapnya. Senin, 8 Februari.

Kemudian, untuk struktur perekonomian Kalimantan triwulan IV tahun 2020 secara spasial masih didominasi oleh Kaltim yakni sebesar 47,79 persen, sementara itu, Kalteng berkontribusi sebesar 12,47 persen yang berada pada urutan keempat.

Diungkapkannya, jika secara keseluruhan perekonomian semua provinsi pada regional Kalimantan sepanjang tahun 2020 mengalami kontraksi. Kontraksi tertinggi yakni -2,85 persen dialami oleh Kaltim, sedangkan untuk kontraksi terendah adalah Kaltara -1,11 persen.

--page


Sedangkan untuk struktur perekonomian Pulau Kalimantan tahun 2020 yaitu sebesar 7,94 persen terhadap perekonomian nasional. Stuktur perekonomian ini secara spasial masih didominasi oleh Kaltim sebesar 48,46 persen di pulau Kalimantan atau sebesar 3,85 persen terhadap nasional.

"Sementara Kalteng berkontribusi sebesar 12,47 persen yang berada pada urutan keempat di pulau Kalimantan. Sedangkan kontribusi secara nasional, Kalteng hanya menyumbang sebesar 0,96 persen di tahun 2020," tandasnya. (DONNY D/B-5)