SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Paisal Darmasing menyebutkan Jalan Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur kerap ditemui tumpukan sampah. 

Padahal, kata dia, warga sudah diimbau untuk membuang sampah di depo mini yang ada di Jalan Pemuda, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Saya kerap menemui tumpukan sampah dipingir jalan di Jalan Ki Hajar Dewantara. Masyarakat kurang menyadari bahwa membuang sampah sudah ada tempatnya bukan lagi di pinggir jalan," kata Paisal, Senin, 8 Februari 2021.

Dia sangat berharap kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan. 

Paisal menyebut, pembuangan sampah secara serampangan membuktikan bahwa kesadaran masyarakat masih minim.

--page

Pemerintah tidak kurang sudah menyediakan depo tetapi sayangnya dari segelintir masyarakat masih malas membuang ke tempat itu.

Maka dari itu, kedepannya memang tidak salah bagi mereka yang kedapatan membuang sampah sembarangan harus diberikan sanksi sesuai dengan peraturan daerah.

Paisal juga menyarankan agar SOPD teknis tidak lagi menempatkan bak truk tempat sampah di daerah  itu karena dengan demikian membuat  warga lainnya membuang disitu. 

"Kalau memang fokusnya ke  jalan pemuda ya di sana saja jangan ada lagi bak trak sampah yang di badan jalan karena ini sangat menganggu,”tegasnya.

Ia mengkhawatirkan jika perilaku demikian masih banyak di masyarakat. Karena  dalam kondisi musim penghujan ini maka sampah yang dibuang disembarang tempat  itu akan menyebabkan drainase  mampet. Hal ini  akan menyebabkan  banjir dengan kondisi demikian.

“Nanti yang disalahkan pemerintah lagi, padahal karena sampah yang tidak terkontrol dilingkungan itu sendiri," tandasnya. (NACO/B-7)