BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah melaksanakan program pemberian atau penyuntikan vaksin covid-19 tahap pertama.
Pada proses itu, prioritas pertama ditujukkan kepada seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Barito Utara yakni sekitar 1.242 orang.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, H Siswandoyo mengatakan bahwa sampai saat ini, Senin 8 Februari 2021 tenaga Kesehatan (Nakes) yang telah menjalani suntik vaksin covid-19 sekitar 350 orang.
“Jadi sekitar 30 persen tenaga kesehatan di Barito Utara dari jumlah keseluruhan Nakes yang sudah divaksin Covid-19,” ucapnya saat diwawancarai media ini seusai kegiatan pencanangan vaksin covid-19 di halaman kantor bupati Barito Utara.
Disampaikannya pula bahwa ada 16 item kategori orang tidak dapat divaksin covid-19 yakni orang pernah menjadi penyintas atau terkonfirmasi covid-19, ibu hamil dan menyusui, mengidap HIV/ AIDS, memiliki tekanan darah tinggi, memiliki penyakit kronis, dan lainnya.
--page
“Saat ini, baru tenaga Kesehatan dan sejumlah pejabat publik yang telah menerima vaksin, nantinya seluruh masyarakat akan mendapatkan vaksin covid-19, namun secara bertahap,” katanya.
Dia berharap, seluruh masyarakat Kabupaten Barito Utara dapat divaksin, sehingga penyebaran covid-19 di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan dapat diputus mata rantai penyebarannya.
Tetapi, masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol Kesehatan di setiap aktivitasnya, khususnya saat berada diluar rumah.(RAMADHANI/B-7)








