BORNEONEWS, Muara Teweh - Program Optimalisasi Lahan Rawa Tahun 2020 di Kabupaten Barito Utara berjalan dengan baik dan menggembirakan. Lahan-lahan pertanian potensial yang belum dimanfaatkan karena terendam air dan kadar pH tanah tinggi, kini sudah mulai bisa diolah dan digarap.
Plt Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Syahmiludin mengatakan program Opla Rawa ini dapat memperluas Penambahan Areal Tanam Baru (PATB), meningkatkan Indeks Pertanian (IP), meningkatkan produksi/produktivitas, serta menumbuhkan sentra-sentra baru produksi pertanian.
“Disamping itu pula sangat memberikan tambahan semangat dan harapan untuk dapat berusaha tani yang lebih baik,” kata Syahmiludin, Selasa, 9 Februari 2021.
Dia menambahkan, perhatian dan dukungan dari Bupati Barito Utara sangat luar biasa, karena memberikan bantuan peminjaman alat berat untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan pembuatan saluran-saluran tersier pembuangan air, pengerukan saluran irigasi, dan pembuatan jalan usaha tani.
“Tanpa perhatian dan dukungan dari beliau, akan sangat berat bisa diwujudkan bila melihat kondisi medan dan lahan dengan keterbatasan SDM petani kita,” jelasnya.
Menurutnya, para pendamping teknis baik itu tenaga penyuluh dan tenaga teknis pertanian yang ada di lapangan juga memiliki andil yang sangat luar biasa dalam pelaksanaan kegiatan.
Walaupun, tujuan dari program kegiatan ini sangat mulia dan memberikan manfaat langsung untuk petani, namun masih ada saja segelintir pihak hanya bisa bersuara sumbang.
--page
“Laporan ke pihak lain terkesan hanya sekedar bersuara tanpa fakta, tendensius, dan sangat bertolak belakang dengan perasaan dari petani di lapangan,” terangnya. (RAMADHANI/B-11)









