BORNEONEWS, Sampit - Setelah disuntik vaksin pada 27 Januari 2021 lalu, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, bersama Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin, Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari, dan tokoh masyarakat serta agama lakukan vaksinasi Covid-19 kedua.
Vaksinasi tersebut dipusatkan di Puskesmas Baamang II. Sedangkan, Bupati Kotim di suntik di rumahnya, karena berhalangan akan melaksanakan sambang desa.
"Bupati di suntik vaksin pukul 06.00 WIB pagi tadi di rumah. Sedangkan, Kapolres, Dandim 1015 Sampit, dan tokoh agama serta masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Baamang II ini," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto, Rabu, 10 Februari 2021.
Hari ini, ada 10 orang yang disuntik vaksin pertama pada saat pencanangan pada 27 Januari 2020 lalu. 2 kali vaksin tersebut dilakukan sesuai dengan aturan pemerintah pusat.
Namun, meskipun sudah di vaksin 2 kali. Sasaran tetap harus melaksanakan protokol kesehatan. Terutama menggunakan masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.
--page
"Vaksin ini bukan berarti dapat dipastikan tidak terjangkit Covid-19. Sehingga, protokol kesehatan tetap harus dijalankan," terang Faisal.
Meskipun begitu, dirinya mengatakan hasil dari data Kemenkes. Dampak vaksin yang sudah dilakukan terhadap tenaga kesehatan, membuat jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal dunia di kalangan tenaga kesehatan mengalami penurunan.
"Dengan vaksinasi ini, diharapkan bisa memutus mata rantai Covid-19," kata Faisal. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









