PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Umum Ikatan Ahli Bioenergi Indonesia atau IKABI, Tatang H Soerawidjaja mengumpamakan Pohon Sawit merupakan Anugerah Yang Maha Kuasa bagi Wilayah Tropika.

"Kenapa saya katakan anugerah, karena pohon kelapa sawit adalah pohon penghasil minyak-lemak pangan paling produktif yakni sekitar 5 ton/ha/tahun minyak sawit mentah + sekitar 0,5 ton/ha/tahun minyak inti-sawit mentah. Kedua minyaknya bermutu sangat baik, mudah untuk dibuat produk apapun, baik itu aneka produk pangan, energi seperti bahan bakar nabati, dan BBN, maupun aneka produk industri pengolahan," kata Tatang, Rabu, 10 Februari 2021.

Hal tersebut disampaikan Tatang dalam webinar nasional Strategi Penguatan Kebijakan Pengelolaan Sawit Secara Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat dalam Rangka Ketahanan Nasional yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS.

Sementara Ketua Umum APKASINDO, Gulat Medali Emas Manurung juga menawarkan solusi untuk keberlanjutan industri sawit, yakni dengan melakukan lobi ke Kementerian LHK/BPN/Kementan untuk memfasilitasi pekebun terkait pelepasan status kawasan, khususnya perkebunan kelapa sawit rakyat dalam UU Cipta Kerja.

"Rencana pelepasan 1,7 juta hektare kebun rakyat masih dirasa kurang. Karena di Riau saja kebun sawit rakyat masuk kawasan sudah mencapai 1,6 juta hektare. Makanya perlu kita fasilitasi untuk menambah jumlah ini," katanya.

--page

"Perlu juga mendorong percepatan penyusunan RT/RW pro petani kepada Pemerintah, menjadi anggota Tim Terpadu RT/RW Provinsi sehingga ada keterwakilan, karena selama ini dalam Rancangan Peraturan Pemerintah justru Petani tidak pernah ditanya," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)