BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga saat ini masih terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan data sebaran pasien Covid-19 di Kobar yang dihimpun Satgas Covid-19 Kobar, hingga Jumat, 12 Februari 2021, data sebaran covid-19 di Kobar ada penambahan 5 kasus baru Covid-19.
"Dengan adanya penambahan tersebut, menyebabkan total kasus Covid-19 di Kobar kini mencapai 2.486 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama," kata Hj Nurhidayah selaku ketua Satgas Covid-19 Kobar dalam rilsinya.
Informasi tersebut, disampaikan satuan tugas penanganan Covid-19 yang diakses tim Borneonews bersumber dari website resmi http://covid19.kotawaringinbaratkab.go.id/ dan website resmi satgas Covid-19 Kalteng https://corona.kalteng.go.id/.
Data tersebut menunjukkan penambahan jumlah kasus baru terus menurun, dari pada satu hari sebelumnya yaitu 7 orang. Dengan update data tersebut, kasus aktif Covid-19 di Kobar saat ini sebanyak 142 orang. Kasus aktif adalah jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isoloasi mandiri.
--page
Selain disampaikan terjadi penambahan kasus baru positif Covid-19, Satgas Covid-19 Kobar juga menyampaikan ada pasien sembuh dari covid-19.
Dalam data yang sama, ada penambahan 1 pasien Covid-19 yang sembuh dan dianggap tidak lagi memiliki virus corona. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh sampai saat ini berjumlah 2.299 kasus.
Bersyukur, hari ini tidak ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia, dalam waktu 24 jam terakhir. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Kobar tercatat masih sebanyak 45 orang.
Bupati Kobar Hj Nurhidayah setiap dalam kesempatan, selalu mengajak dan mengingatkan akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan, sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.
"Ibu harap semua pihak agar lebih bersungguh - sungguh, tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab menaati ketentuan penerapan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," pungkasnya. (DANANG/B-7)









