PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Doses Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya, Marvy F. A. Sahay menilai penerapan patroli penerapan prokes efektif menekan Covid-19.

“Upaya pemerintah melalui Satgas yang aktif melakukan patroli penerapan prokes merupakan upaya yang baik. Namun, sebaiknya dilakukan dalam skala yang lebih kecil,” ungkap Marvy, Minggu 14 Februari 2021.

Menurut Marvy dengan skala yang lebih kecil akan lebih menjangkau wilayah yang lebih luas, mengingat keterbatasan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) pada Satgas Penanganan Covid-19.

“Saya mengapresiasi apa yang suda dilakukan pemerintah selama ini. Karena penanganan Covid-19 bisa dibilang cukup sulit setiap pilihan akan menghadirkan risiko,” ungkapnya.

“Jika hanya fokus pada kesehatan, maka ekonomi yang harus terdampak, begitupun sebaliknya. Tetapi setiap tindakan harus terus dievaluasi agar pelaksanaannya lebih baik dari sebelumnya,” tambahnya.

--page

Marvy juga mengungkapkan, salah satu alasan sulitnya penanganan Covid-19 khususnya di Palangka Raya dikarenakan masyarakat yang sudah semakin menyepelekan Covid-19, sehingga sangat penting untuk memberikan pemahaman terkait protokol kesehatan untuk menangkal lajunya penyebaran Covid-19.

“Masyarakat saat ini mulai menganggap remeh covid-19, apalagi mereka yang belum terpapar. Untuk itu penyadartahuan dari pemerintah harus lebih dimasifkan kembali, dan masyarakat pun harus mulai mulai menyadari, bahwa covid-19 ini tidak akan selesai, tanpa ada campur tangan masyarakat,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-6)