PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat, Ahmad Rois mengatakan di Kobar sedang dipersipkan, karena saat ini masih proses vaksinasi dosis pertama yang ditargetkan rampung sebelum 20 Februari 2021.

"Penyuntikan vaksin dosis pertama untuk ribuan tenaga kesehatan telah dilakukan dan diupayakan selesai sebelum 20 Februari, sehingga pelaksanaan penyuntikan vaksin dosis ke dua dilakukan pada 21 Februari," katanya, Minggu 14 Februari 2021. 

Sampai saat ini pelaksanaan penyuntikan vaksin masih terus dilakukan terhadap tenaga kesehatan di Kobar, jumlah nakes yang sudah divaksin ada 1.970 tenaga kesehatan dari target 2.046 orang.

"Dalam perjalanannya masih ada beberapa Nakes yang pelaksanaan vaksinasi ditunda karena faktor lain dan ini juga tengah di upayakan untuk segera di aksin," tuturnya.

Penyuntikan dosis kedua nantinya, mekanismenya kurang lebih sama dengan tahap pertama. Yakni dilakukan serentak di puskesmas dan faskes yang telah ditunjuk Dinkes.

--page

Mengapa tenaga kesehatan menjadi sasaran pertama pelaksanan vaksin di Kobar? mengingat mereka sangat rentan tertular Covid-19. Kebijakan ini telah sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat.

"Tentunya dengan vaksin dosis kedua ini akan membentuk antibodi para nakes senagai garda terdepan penanganan Covid-19," ungkapnya.

Sejauh ini dari ribuan nakes di Kobar yang divaksin itu tidak kejadian ikutan pasca imuninasi (KIPI) dari nakes yang telah divaksin, sehingga dengan adanya penyuntikan dosis kedua nantinya diharapkan bisa lancar dan tidak ada keluhan juga.

"Kami bakal terus memantau seluruh nakes yang divaksin. Harapanya memang bagus dan tidak ada keluhan apapun," pungkasnya. (DANANG/B-6)