TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Tarin (60) warga RT 03 Desa Pangkan, Kecamatan  Paku Kabupaten Barito Timur mengungkapkan bahwa desa tempat tinggalnya mulai sering kebanjiran sejak 6 tahun terakhir.

Informasi ini disampaikan Tarin saat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran atau BPBD Damkar Barito Timur, Riza Rahmadi turun ke lokasi banjir setelah mendapat laporan dari warga setempat, Minggu, 14 Februari 2021.

"Di sini banjir 6 tahun sudah, tapi tidak ada tanggapan (dari pemerintah). Kalau mau tidak banjir Sungai Ganutu harus diperlebar," ujar Tarin.

Sungai Ganutu yang dimaksud Tarin hanyalah sungai kecil dengan lebar sekitar 1,5 meter dan terus mengalami pendangkalan sehingga mudah meluap ketika curah hujan turun lebih dari 12 jam.

Kepala Desa Pangkan, Kristian yang dihubungi via telepon menjelaskan, ada dua RT yang selalu terdampak luapan sungai tersebut yaitu RT 02 dan RT 03.

--page


"Dulu RT 01 juga, tapi karena jalan sudah lebih tinggi jadi berkurang. Saat ini ada sekitar 30 KK yang sering terdampak luapan sungai Ganutu," ungkap Kristian.

Senada dengan Tarin, dia mengungkapkan, banjir terjadi karena pendangkalan sungai sehingga perlu dilakukan normalisasi agar sungai tersebut dapat menampung debit air yang lebih besar saat curah hujan tinggi.

"Saran kami pemerintah daerah membantu agar sungai bisa dibuat lebih dalam, kalau warga yang tanahnya dilalui aliran sungai mengijinkan bisa juga diperlebar," imbuhnya.

Sementara itu, Riza Rahmadi mengungkapkan, dirinya sebagai Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur, langsung turun ke lapangan setelah mendapatkan laporan dari warga.

"Saya datang untuk memantau seperti apa kondisi dilapangan berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat," jelasnya di lokasi banjir.

--page


Menurut Riza, apa yang dilakukannya untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang kondisi disana sehingga BPBD Damkar dapat melakukan mitigasi bencana jika diperlukan.

"Kita berupaya untuk mengurangi risiko yang diakibatkan bencana banjir sesuai dengan fungsi BPBD Damkar," tandas Riza. (BOLE MALO/B-5)