BORNEONEWS, Sampit - Proses vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih dilakukan terhadap tenaga kesehatan (nakes), dan bersiap melaksanakan vaksinasi terhadap pejabat pelayanan publik.
Hal itu menjadi perhatian Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin dan dia meminta agar seluruh pejabat pelayanan publik yang akan divaksin nantinya bisa mensukseskan kegiatan ini.
"Pejabat pelayanan publik harus memberikan contoh yang baik dan jangan sampai tidak mau divaksin, karena ini demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya.
Sementara,vaksinasi tahap kedua ini akan dilaksanakan untuk para pejabat pelayanan publik. Seperti PNS, TNI, Polri, bahkan hingga pedagang pasar. Pendataan masih dilaksanakan, dan akan segera dilakukan setelah nantinya menerima vaksin dari pemerintah pusat.
"Pejabat pelayanan publik juga menjadi contoh bagi masyarakat, karena kegiatan sehari-hari bertemu masyarakat dan sering terjadi interaksi, sehingga untuk memutus mata rantai, vaksinisasi adalah hal yang harus dilaksanakan," harapnya.
--page
Dia berharap masyarakat jangan sampai takut di vaksin. Karena vaksin ini sudah melalui pemeriksaan dan uji laboratorium, sehingga aman dan halal. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)









