SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi sangat tertarik dengan budidaya porang, karena hasilnya cukup menjanjikan, dan porang merupakan komoditas ekspor ke liar negeri.

"Porang merupakan tanaman jenis umbi-umbian. Dan saat ini komoditas yang menjanjikan untuk dikembangkan di Kotim," ujarnya, Senin 15 Februari 2021.

Dia mengatakan sangat tertarik dengan tanaman tersebut. Harganya yang mahal menjadi sebuah motivasi dan bayangan agar dinas terkait bisa mengembangkan komoditas ini, sehingga bisa dikenalkan kepada masya untuk menjadi lahan pendapatan baru, guna meningkatkan perekonomian.

"Dari keterangan petani porang di Kotim, dalam 1 pohon bisa dijual seharga Rp 300 ribu. Kalau ini dikembangkan lebih banyak. Tentu hasilnya akan menjadi lebih besar lagi, sehingga sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat," katanya.

Dia mengatakan porang dinilai cocok ditanam di Kotim ini. Baik itu di tanah gambut, pasir, maupun struktur tanah lainnya di Kotim. Tinggal bagaiman perawatan yang baik, agar hasilnya lebih baik.

--page

"Saya sudah berbincang dengan asosiasi petani porang di Kotim dan mereka mengatakan jika di Kotim sangat cocok budidaya porang," terangnya.

Dia berharap masyarakat di Kotim bisa melirik budidaya porang ini, karena hasilnya sangat menjanjikan, dan kalau memang ingin belajar bisa langsung ke pada Pengurus Daerah Asuhan Pemberdayaan Porang Indonesia (Aspeporin) Kotim. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)