BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemulihan ekosistem mangrove adalah salah satu bentuk upaya yang dilakukan untuk mencegah dan mengurangi laju abrasi dan erosi di sekitar kawasan pantai.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Seruyan, Priyo Widagdo mengatakan saat ini laju abrasi di kawasan pesisir cukup memprihatinkan, sehingga diperlukan upaya dalam pemulihan ekosisstem pesisir.
“Upaya pelestarian tanaman mangrove dengan melakukan proses penanaman kembali menjadi hal penting untuk menjaga alam guna mengurangi laju abrasi,” katanya, Selasa 16 Februari 2021.
Priyo menyampaikan Pemkab Seruyan mengapresiasi upaya penanaman kembali mangrove di kawasan pesisir Pantai Siamuk, Desa Sungai Undang.
Dia berharap upaya pelestarian mangrove bisa diikuti dengan kesadaran dan peran dari seluruh masyarakat untuk ikut memelihara dan melestarikannya.
--page
“Tanpa adanya peran aktif dari masyarakat mustahil upaya pelestarian ini akan berhasil dan mudah-mudahan dari langkah bersama ini, membuahkan hasil untuk kelestarian mangrove di kawasan pesisir,” tutupnya. (FAHRUL/B-6)









