BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, M Kurniawan Anwar mengkritisi fungsional lampu merah di dalam Kota Sampit.
Ia prihatin sejumlah lampu merah masih dalam kondisi mati dalam jangka waktu berbulan-bulan, diantaranya di sejumlah tempat yang strategis seperti jalan protokol hingga daerah lainnya.
“Lalulintas di Kota ini kian semrawut karena lampu lalulintas tidak berfungsi," kata Kurniawan, Rabu, 17 Februari 2021.
Menurut dia kondisi ini merupakan keresahan bagi publik dan pemerintah kabupaten juga tidak kunjung ada langkah perbaikannya.
Saat ini lampu lalu lintas di sejumlah lokasi di Sampit tidak berfungsi, diantaranya di perempatan Jalan HM Arsyad-MT Haryono, Kapten Mulyono- MT Haryono, dan daerah lainnya.
--page
Kondisi ini sangat rawan memicu kecelakaan, khususnya saat jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Terlebih lalu lintas di jalan-jalan tersebut cukup ramai sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan dan kesemrawutan.
--page
“Paling tidak ada disiagakan petugas di daerah-daerah yang rawan ini karena di situ saya melihat memang kerap kali hampir terjadi kecelakaan. Persoalan ini terus terjadi seakan-akan dibiarkan,”kata politisi PAN Kotim itu.
Dinas Perhubungan diminta memperhatikan kondisi ini karena sudah banyak dikeluhkan masyarakat Sampit. Jangan sampai terjadi kecelakaan parah, baru ada kebijakan untuk menempatkan petugas mengatur lalu lintas.
Menurut dia sudah kewajiban pemerintah memberikan kenyamanan kepada masyarakat, apalagi ini menyangkut keselamatan pengendara. (NACO/B-5)









