PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pihak Jasa Raharja Cabang Kalteng membeberkan sejumlah aplikasi sebagai bentuk inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui digital.

Penjelasan mengenai aplikasi tersebut disampaikan Kepala Unit Operasional dan Humas, Mangandar Doloksaribu, didampingi Kepala Unit Keuangan, Akuntansi dan PKBL, Yanto AR, Kepala Unit Human Capital dan Umum, Slamet Utomo dalam agenda ngobrol santai atau Ngobras bersama awak media pada Rabu, 17 Februari 2021. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Jasa Raharja, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya itu dipandu oleh Fitria Abdy Zuhada, bagian Mobile Service. 

Sejumlah aplikasi tersebut di antaranya, JRku, DASI-JR, SIAP Mobile, SiVeRa, SiDiTa JR dan TACS. 

Berikut penjelasannya. 

Pertama, Aplikasi JRku.  Aplikasi ini memiliki beberapa fitur yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang mangalami kecelakaan lalu lintas jalan maupun masyarakat pada umumnya, termasuk para operator transportasi.

Dalam aplikasi ini, masyarakat dapat mengajukan santunan secara online dan memonitor proses penyelesaian santunan yang diajukan. Kemudian, mengecek masa berlaku Sumbangan Wajib Dana Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan dengan memasukkan nomor polisi. Khusus bagi Perusahaan Otobus (PO), pihak perusahaan dapat langsung menyetorkan luran wajib. 

--page

Selanjutnya, melalui aplikasi JRku, masyarakat juga dapat melaporkan apabila ada kecelakaan alat angkutan umum maupun kecelakaan lalu lintas yang terjadi, termasuk memberikan informasi daerah rawan kecelakaan. 

Aplikasi ini juga menyediakan dompet digital (finpay money) yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana bayar tagihan telepon. PLN, BPJS Kesehatan dan membeli pulsa maupun token listrik. Tidak hanya itu, turut dilengkapi dengan fitur my Trip yang dapat merekap aktifitas perjalanan. 

Mangandar mengatakan, aplikasi tersebut sebenarnya sudah berjalan sejak 2015. Hanya saja, kala itu berlum terintegrasi dengan pihak terkait seperti kepolisian, Dukcapil dan BPJS. "Untuk saat ini, sudah terigrasi setelah dilakukan pengembangan, juga dilakukan inovasi penambahan vitur lainnya," katanya sembari menambahkan, dengan aplikasi tersebut, proses pelayanan menjadi cepat dibanding sebelumnya.

Kedua, aplikasi DASI JR. Sistem informasi DASI-JR merupakan program internal untuk memudahkan operasional perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui aplikasi tersebut, Jasa Raharja telah bekerja sama dengan kepolisian, RS, BPJS Kesehatan dan Dukcapil. 

DASI JR terkoneksi dengan Integrated Road Safety Management System (IRSMS) milik Korlantas Polri, sehingga dapat memonitor data kecelakaan lalu lintas secara online, juga terkoneksi dengan Ditjen Dukcapil dalam hal penerbitan KK online untuk melihat keabsahan ahli waris korban laka. 

--page

Ketiga, SIAP Mobile - Tata Persuratan Digital. Aplikasi ini merupakan transformasi surat dalam bentuk digital yang diciptakan untuk merespon informasi yang masuk atau keluar. Adanya SIAP Mobile ini memudahkan dalam surat menyurat, sehingga pegawai bisa memberikan respon yang cepat. Dengan SIAP Mobile, dapat menghemat anggaran secara signifikan dengan cara mengurangi penggunaan kertas (paperless) dan biaya transpor pengiriman surat. 

Keempat, SiVeRa - Sistem Verifikasi Rawatan. Yakni sistem kontrol terhadap pemberian fasilitas pengobatan bagi pasien korban kecelakaan, sistem terintegrasi untuk memverifikasi biaya rawatan korban kecelakaan di rumah sakit secara profesional, tepat, cepat dan prudent. Dalam hal ini, Jasa Raharja bekerja sama dengan pihak ketiga dalam rangka verifikasi biaya rawatan. 

"Aplikasi ini di Kalteng belum bisa dilakukan karena belum ada rumah sakit terintegrated dengan Jasa Raharja. Kita berharap, kedepannya bisa bersinergi," ungkapnya.

Kelima, SiDiTa JR - Tandatangan Digital. Terkait ini, Jasa Raharja bekerja sama dengan badan penyelenggara sertifikasi elektronik yang telah terdaftar dan tersertifikasi oleh Kominfo RI, yakni Perum Peruri, untuk melakukan sebuah inovasi dengan mengganti tanda tangan basah menjadi tanda tangan elektronik (digital signature) atau yang disebut Sistem Digital Tanda Tangan Jasa Raharja (SiDiTa-JR). 

Terakhir, TACS - Traffic Accident Claim System Traffic Accident Claim System. Aplikasi ini memudahkan masyarakat yang menjadi korban kecelakaan untuk mendapatkan penanganan dan perawatan medis, kepastian hukum dan mendapatkan jaminan dari Jasa Raharja. TACS terkoneksi selama 24 jam melibatkan beberapa instansi yaitu Jasa Raharja, kepolisian dan rumah sakit. 

--page

"Untuk TACS, itu merupakan inovasi dari Polda Kalteng. Jadi dari beberapa aplikasi itu, yang bisa di-download adalah JRku. Kalau TACS langsung ke website-nya, sedangkan lainnya masih internal," tuturnya. (BUDI/B-7)