MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Koramil 1013-02/Montallat mengimplementasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro posko terpadu di Kelurahan Tumpung Laung, Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara.

Dalam kegiatan pembentukan posko PPKM skala mikro tersebut dihadiri Babinsa Ramil 1013-02/Montallat, Bhabinkamtibmas Polsek Montallat dan Ketua RT IV Kelurahan Tumpung Laung.

Babinsa Ramil 02/ Montallat, Serda Zeny Biegi, Kamis 18 Februari 2021 menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan yaitu pembentukan posko terpadu PPKM skala mikro dan melaksanakan penegakan protokol kesehatan (Prokes) yaitu membagikan masker kepada masyarakat yang ada disekitar RT II dan RT IV Kelurahan Tumpung Laung.

Beberapa tugas operasional Babinsa dalam PPKM skala mikro yaitu melakukan pencatatan data kasus serta pelaksanaan 3T di wilayahnya, melaporkan secara berkala pada posko, melaksanakan monitoring, peneguran dan disiplin protokol kesehatan  dan membantu pendistribusian logistik pendukung Seperti masker, bantuan sosial, dan lainnya.

Adapun tugas Babinsa selaku tracer diantaranya melakukan deteksi kasus baru Covid-19, melakukan pelacakan kontak erat dari laporan kasus informasi maupun dari kasus probable dan suspek, melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa, RT/RW, satgas Covid-19 dan pemerintah daerah terkait dalam rangka persiapan pelacakan kontak erat, menyiapkan kebutuhan logistik bagi kontak erat dan keluarga yang bersumber dari puskesmas, Dinkes, mengidentifikasi kasus suspek dari semua kontak erat.

--page

“Ada beberapa langkah-langkah Babinsa dalam PPKM pada masa penyekatan ini yaitu, menempatkan tanda-tanda dilarang masuk di tempat-tempat yang menjadi perlintasan warga, melaksanakan pengecekan suhu tubuh dan surat keterangan Covid-19 di cek point dan tempat-tempat yang telah ditentukan, mengatur giliran jaga warga di cek point sehingga dapat diawasi selama 24 jam dan mengatur buka tutup dan keluar masuk warga ke wilayahnya selama dalam penyekatan,” jelasnya.

Serda Zeny Biegi juga mengatakan pencegahan penyebaran Covid-19dengan memperkuat komunikasi publik tentang protokol kesehatan secara mikro. “Karena satuan terkecilnya lewat RT, maka gerakan door to door untuk menjelaskan protokol kesehataan ini sangat diperlukan,” katanya.

Posko PPKM skala mikro ini juga jelasnya berperan aktif dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan, serta memiliki peranan dalam melakukan tracking (pelacakan) dan tracing (penelusuran). (RAMADHANI/B-5)