BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Hingga saat ini dari jumlah 97 desa di Kabupaten Seruyan, baru 32 desa yang memiliki Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes.
Hal ini, disampaikan Kepala DPMDes Seruyan Taruna Jaya, menurutnya jumlah bumdes yang telah berdiri memang masih belum separuh dari jumlah desa yang ada.
Pihaknya, terus mendorong desa lainnya, agar dapat membentuk bumdes, dengan menyesuaikan potensi yang dimiliki pada setiap desa.
“Kita sangat berharap tahun ini, akan bertambah lagi bumdes dan bumdes bersama yang akan berdiri, mudah-mudahan bisa di atas separuh dari jumlah desa yang ada,” katanya, Kamis 18 Februari 2021.
Kemudian, berdasarkan data yang ada, dari 32 bumdes yang ada, hingga saat ini hanya 20 bumdes yang telah aktif menjalankan unit usahanya.
--page
“Bumdes yang telah aktif kita harapkan bisa terus mengembangkan unit usahanya, kemudian yang belum aktif, harus mencari terobosan agar dapat aktif mengembangkan unit usahanya,” harapnya.
Apalagi berkaca pada kondisi perekonomian di masa pandemi Covid-19 saat ini, keberadaan bumdes diharapkan akan menjadi daya ungkit perekonomian di setiap desa. (FAHRUL/B-5)









