PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalimantan Tengah (Tengah), mulai ada peningkatan disejumlah titik.

Plt Kepala BPBD Kobar, Tengku Ali Syahbana menagatakan Karhutla sudah mulai ada peningkatan namun, untuk jumlah hotspotnya belum diketahui persis dan masih dalam proses pendataan.

"Untuk kebakaran hutan yang terjadi beberapa hari terakhir ini, berada di wilayah hutan produksi (HP) lahan gambut," kata Ali saat dikonfirmasi Borneonews, Jumat, 19 Februari 2021.

Ali menyampaikan jika kasus kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Kumai dan Kecamatan Arut Selatan. Sejauh ini Karhutla masih bisa terkendali tim TRC BPBD dan tim gabungan baik TNI, Polri dan Manggala Agni.

"Dalam pengendalian Karhutla, kami juga memnfungsikan masyarakat peduli api (MPA) untuk memonitoring di lapangan dan tersebar di 6 Kecamatan, sehingga semua wilayah termonitor," ungkapnya.

--page

Saat ini di Kobar masih menetapkan status siaga bencana ekstream yakni banjir. Sehingga melihat adanya peningkatan kasus Karhutla, maka akan dirapatkan untuk penetapan status.

"Dalam waktu dekat akan kita rapat koordinasi dengan tim untuk memetakan permasalahan untuk menetapkan status Karhutla di Kobar," pungkasnya. (DANANG/B-6)