BORNEONEWS, Palangka Raya - Kerusakan dinding drainese utama pengendali banjir di Jalan Sakan kompleks Pasar Kahayan, Kota Palangka Raya hingga kini belum juga ditangani.
Warga setempat pun merasa takut dan was-was karena kondisi tanah yang berlubang di bawah, sedikit demi sedikit tergerus air.
"Jika ini tidak cepat diperbaiki, maka tanah yang berlubang di bawah akan terkikis air. Bisa tambah meluas, mungkin sampai ke rumah kami nantinya," kata warga yang menolak identitasnya disebutkan, Sabtu, 20 Februari 2021.
Dia berharap, perbaikan drainase tersebut segera dilakukan. Apalagi kerusakan terjadi sejak 15 hari yang lalu.
Pembangunan drainase utama pengendali banjir di Jalan Sakan Kota Palangka Raya tersebut dibiayai APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jendral Sumber Daya Air SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air.
Pembangunan drainase tersebut menelan anggaran lebih dari Rp 17 miliar pada 2020 lalu. Masa kontrak berakhir pada bulan November 2020.
--page
Usai masa pekerjaan kurang lebih 3 bulan, pembangunan drainese yang fungsinya untuk mengatasi banjir akhirnya roboh alias ambruk sepanjang 50 meter. (PARLIN TAMBUNAN/B-11)









