PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, terbentuknya kelurahan tangguh bencana merupakan implementasi visi misi untuk mewujudkan smart society.

"Pembentukan kelurahan tangguh bencana adalah salah satu dari tiga poin visi misi Wali yaitu smart society atau masyarakat cerdas," kata Fairid, Minggu 21 Februari 2021.

Dia menjelaskan, kelurahan tangguh bencana memiliki tugas melakukan pencegahan terkait adanya potensi bencana. Baik itu bencana alam atau pun bencana non alam seperti Covid-19.

“Kenapa disebut sebagai bentuk implementasi smart society, karena dengan adanya kelurahan tangguh bencana bisa menciptakan rasa aman dan rukun sesuai wilayah," ujarnya.

Adapun kelurahan tangguh bencana dikepalai oleh lurah beserta perangkat kelurahan yang memiliki tugas untuk menggerakkan masyarakatnya melalui Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

--page

"Untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat di masing-masing lingkungan RT dan RWnya, sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya sebaran Covid-19 di daerah pemukiman," bebernya.

Transmisi lokal juga menjadi salah satu hal yang cukup masif dalam sebaran Covid-19, dan untuk memutus mata rantai sebaran Covid-19 maka di perlukan penerapan Prokes secara ketat oleh masyarakat.

“Intinya kami selaku pemerintah daerah merangkul masyarakat untuk bersama-sama bahu membahu gotong royong dalam melakukan pencegahan sebaran Covid-19 mulai skala terkecil," pungkasnya. (HENDRI/B-5)