BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai penanganan Covid-19 pada pekan ini harus menjadi pembelajaran serius.
“Berdasarkan Rilis dari Tim Epidemiologi Cabang Kalimantan Tengah, kasus baru Provinsi Kalimantan Tengah minggu ke-51 ini kembali menurun menjadi Zona Risiko Tinggi dengan skor 1,78,” ungkap Ketua Satgas Covid-19 Kalteng, Sugianto Sabran melalui rilis tertulisnya, Senin malam 22 Februari 2021.
Tim Satgas menjelaskan data tersebut menunjukan status kesehatan minggu ini menurun atau lebih buruk dari minggu sebelumnya. Jumlah kasus baru kembali meningkat pada minggu ini dan belum menunjukkan situasi kesehatan yang terkendali dan aman.
Peningkatan penularan kembali meningkat pada 10 Kabupaten/Kota, dengan nilai Rt di atas 1 (≥ 1) yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Barito Timur.
Kemudian Kabupaten Katingan, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Lamandau, dan Kabupaten Gunung Mas yang menandakan paparan Covid-19 masih terjadi.
--page
“Angka kesembuhan pada minggu ke-51 ini ada 386 orang atau 3,3% dengan rata-rata 55 kesembuhan per hari, artinya angka kesembuhan menurun dari minggu sebelumnya,” tambahnya.
Setelah itu persentase kesembuhan, menurun di 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Katingan.
Lalu Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Gunung Mas.
“CFR atau Angka kematian meningkat di 5 Kabupaten/Kota antara lain Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Katingan, Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Barito Selatan,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-5)









