PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kehadiran vaksin covid-19 memang tidak serta merta bisa diterima oleh semua kalangan masyarakat. Bahkan, ada yang masih berupaya menolaknya.

Kehadiran vaksin tersebut juga tak terlepas dari berbagai informasi hoaks. Serta informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan lainnya.

Berdasarkan data Diskominfosantik Kalteng, Facebook menjadi salah satu media sosial yang mendominasi sebaran hoaks vaksin covid-19 dengan total 471.

"Di urutan kedua dan ketiga ada Twitter dengan 45 sebaran, serta Youtube 38 sebaran," tulis Diskominfosantik Kalteng, Selasa, 23 Februari 2021.

Kemudian, ada juga Tiktok dan Instagram dengan masing-masing 15 dan 9 sebaran. Sehingga secara keseluruhan ada sekitar 578 hoaks yang beredar di semua media sosial.

--page

Namun, berdasarkan data itu juga sebaran hoaks disemua media sosial tersebut sudah berhasil di-takedown atau dijatuhkan. (DONNY DAMARA/B-11)