BORNEONEWS, Sampit - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang sudah digelar banyak sekolah.
Sebagai langkah dan sikap yang diambil, mengingat pandemi Covid-19 di Kotim masih berlangsung dan banyak kecamatan yang masih zona merah virus Corona.
"Akan kami lakukan evaluasi, dan koordinasi terkait pembelajaran tatap muka dengan dinas pendidikan," ujar Plh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim, Multazam.
Pihaknya akan mencari titik tengah terkait sekolah yang sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka, terutama koreksi pelaksanaan dan mencari kesimpulan agar tidak menjadi suatu hal yang bisa membahayakan, terutama berkaitan dengan penyebaran Covid-19.
Pihaknya juga menegaskan saat ini pandemi Covid-19 di Kotim masih terjadi. Walaupun saat ini masih cendrung turun. Meski begitu masih ada yang terkonfirmasi, sehingga hal itulah yang harus jadi perhatian.
--page
Multazam juga mengatakan hal ini haru menjadi perhatian bersama. Satgas kecamatan juga harus membantu dan sudah seharusnya mereka tidak mengijinkan kegiatan keramaian, termasuk sekolah tatap muka. Jika memang lokasi masih zona merah, dan dianggap tidak aman, maka keputusan tegas harus diambil.
"Hal ini berkaitan dengan upaya mencegah penularan dan munculnya klaster akibat pelaksanaan pembelajaran tatap muka," katanya.
Sementara itu berdasarkan surat edaran Mentri Dalam Negeri Nomor 04 Tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan PPKM berbasis Mikro disebutkan sekolah di kabupaten atau kota agar kembali memberlakukan pembelajaran secara online.
"Hal itulah yang masih kami koordinasikan dengan dinas pendidikan guna mencari jalan tengahnya," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)









