BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengklaim hasil penelitian banyak menunjukan vaksinasi Covid-19 berimbas signifikan dalam menekan kasus Covid-19.
“Vaksinasi penelitiannya sudah banyak keluar, di Inggrispun vaksinasi menyebabkan penurunan angka infeksi yang sangat signifikan di populasi masyarakat, bisa menurun sampai angka 90 persen dibanding sebelumnya,” ungkap Kepala Dinkes Kalteng, Suyuti Syamsul, Rabu 24 Februari 2021.
Suyuti menerangkan berdasarkan hasil penelitian terbatas di Indonesia juga menunjukan pengurangan angka positif setelah dilakukan vaksinasi, terutama di kalangan tenaga kesehatan (nakes).
“Nakes ada data meskipun datanya terbatas di Jakarta dan Jawa Barat yang menunjukan angka terjadinya infeksi setelah vaksin dan sebelum vaksin turun signifikan,” ucapnya.
Suyuti mencontohkan angka kasus di Jawa Barat yang sebelum vaksinasi setiap minggunya ada sekitar 200 orang nakes yang positif, namin setelah vaksinasi menurun menjadi sekitar 30 orang.
--page
Berdasarkan data update terakhir Selasa 23 Februari 2021 angka vaksinasi tenaga kesehatan di Kalteng untuk tahap pertama sudah 18.326 orang atau 91,97 persen dari target total 19.927 orang.
Kemudian untuk penyuntikan vaksinasi dosis kedua sudah 12.262 orang atau 61,53 persen dari target total 19.927 orang. (HERMAWAN DP/B-6)









