SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sepanjang 2021 ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum menerima laporan adanya masyarakat yang meninggal dunia akibat penyakit demam berdarah (DB). 

"Alhamdulillah, hingga saat ini, kami tidak menerima laporan warga Kotim yang meninggal dunia akibat DB," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto, Kamis, 25 Februari 2021. 

Ia menyebutkan bahwa kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kotim pada periode Januari - Februari 2021 ini mengalami penurunan dibanding pada Januari - Februari 2020 lalu. 

Meskipun tidak ada yang meninggal dunia dan peningkatan kasus DBD. Namun pihaknya sudah bergerak melakukan sosialisasi 3M, menguras, menutup, dan mengubur. 

"Kami harap masyarakat di Kotim menerapkan 3M di lingkungan rumahnya. Agar tidak menjadi tempat sarang nyamuk nantinya," kata Faisal. 

--page

Hal itu adalah upaya utama dalam menghindari penyakit DBD. Sehingga, masyarakat harus rutin dan giat melaksanakan pembersihan lingkungan. Karena langkah utama adalah pencegahan, bukan setelah terserang penyakit DBD baru melakukan hal tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)