KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas terus menggali potensi pembenihan ikan melalui Balai Benih Ikan (BBI) Sei Batang yang terletak di Jalan Garuda, Kelurahan Selat Hilir, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas, Darmawan melalui Kabid Pemberdayaan Pembudidaya Ikan, Fatmawati menjelaskan, BBI Sei Batang Kapuas mempunyai tugas dan fungsi dalam hal pengelolaan, pengembangan benih dan induk ikan sebagai sumber PAD Kabupaten Kapuas, sektor perikanan untuk sarana memproduksi benih ikan.

“BBI Sei Batang Kapuas memiliki beberapa komuditas yaitu ikan nila, ikan lele, ikan patin, ikan betok dan ikan gurame serta ada 12 orang yang melaksanakan sumber daya yang ada di BBI Sei Batang Kapuas," kata Fatmawati, Jumat 26 Februari 2021.

Semua ini, lanjut dia berdasarakan peraturan Bupati Kapuas nomor 21 tahun 2009 dan hasil dari penjualan yang dilakukan di BBI Sei Batang disetorkan sebagai PAD.

Fatmawati juga berharap di tahun 2021 ini BBI Sei Batang lebih meningkatkan lagi kualitas benih ikan yang ada terutama benih ikan yang menjadi salah satu komoditas juga kemudian bisa menambahkan benih ikan lokal Kapuas maupun ikan-ikan lain yang dibudidayakan lagi.

--page


“Kemudian untuk lebih meningkatkan lagi bisa menambahkan benih ikan-ikan lain maupun ikan lokal Kapuas yang di budidayakan lagi, bisa sebagai objek wisata serta PAD terus meningkat,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa ruang lingkup kegiatan yang ada di BBI Sei Batang Kuala Kapuas untuk meningkatkan teknik perbenihan, pembesaran ikan air tawar, pengendalian hama dan penyakit ikan, menerapkan cara perbenihan ikan yang baik.

"Juga peningkatan kapasitas kelembagaan kemudian peningkatan kemampuan SDM baik secara teknis maupun admisnistrasi, meningkatkan sistem informasi iptek perikanan, jasa, dan magang serta melaksanakan upaya pelestarian sumber daya ikan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)