BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Andina Theresia Narang mengharapkan peran aktif stakeholder dalam upaya peningkatan kapasitas perempuan di berbagai bidang.
Mengingat selama ini masih banyak kaum perempuan yang ada di Kalteng khususnya wilayah pelosok dan berada dalam garis keterpurukan. Apalagi kurangnya keterlibatan perempuan dalam setiap program yang dicanangkan.
"Oleh karena itu harus ada peran dari semua stakeholder dalam upaya peningkatan tersebut. Program keterlibatan 30 persen kaum perempuan di berbagai bidang maupun lembaga telah bejalan dengan baik, kita sangat mengapresiasi ini," kata Andina, Jumat, 26 Februari 2021.
Namun, jelas Ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KKP) DPRD Kalteng ini, yang jadi masalah yakni keberadaan kaum perempuan di wilayah pelosok. Sebab masih belum tersentuh program itu.
Untuk itu pemerintah harus lebih memperhatikan keberadaan kaum perempuan yang ada di pelosok agar program tersebut bisa menyasar lebih jauh.
--page
"Ini akan menjadi prioritas kita dari KKP Kalteng bekerjasama dengan pengurus KKP kabupaten/kota untuk memperjuangkan kapasitas kaum perempuan di pelosok, agar tidak ada lagi yang terpuruk, Kami mengharapkan dukungan dari semua kalangan," pungkasnya. (DONNY D/B-11)









