BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Norhaini punya saran untuk mencegah tercemarnya lingkungan dan ekosistem akibat banyaknya tumpukan sampah rumah tangga berbahan plastik.
Menurut Norhaini sumber sampah plastik terbesar berasal dari aktivitas rumah tangga. Misalnya kegiatan sehari-hari yang menggunakan kantong belanjaan plastik.
Kemasan makanan dan minuman plastik menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pencemaran lingkungan akibat plastik sulit teratasi.
“Masyarakat bisa meminimalisirnya dengan membatasi penggunaan kantong plastik pada saat berbelanja dengan membawa tempat khusus misalkan totebag kain atau yang lebih tradisional," katanya, Jumat 26 Februari 2021.
Selain itu mengurangi penggunaan air kemasan sekali pakai dengan menggunakan wadah botol minuman khusus seperti tumbler akan sangat efisien.
--page
"Masyakat juga bisa membantu mengurangi pencemaran dgn mengolah kembali sampah bungkus kemasan sebagai produk kerajinan yang bernilai ekonomi,” pungkasnya. (HENDRI/B-6)









