KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sekretariat Pimpinan Cabang Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kabupaten Kapuas diresmikan oleh Kepala Bidang Bimas Buddha Kementerian Agama (Kemenag) Kalteng, baru-baru ini.

Plt Kepala Kemenag Kapuas, H Hamidhan menyampaikan sejumlah harapannya dalam peresmian sekretariat sekaligus rumah ibadah umat Buddha di Kabupaten Kapuas yang berlokasi di Jalan A Yani Kuala Kapuas tersebut.

"Semoga menjadi sebuah keharmonisan kita dalam kerukunan umat beragama di Kabupaten Kapuas, terutama dalam menjaganya sudah tentu ini menjadi tugas kita bersama membimbing dan mengarahkan agar keharmonisan tetap terjalin antar umat beragama," kata Hamidhan, Minggu, 28 Februari 2021.

Lebih lanjut, ia mengharapkan dengan adanya sekretariat tersebut, umat Budha yang belum terdata dapat terdata dengan baik.

"Juga sengan adanya rumah ibadah umat Buddha ini mengindentifikasikan agama yang ada di Kabupaten Kapuas yaitu Islam, Kristen, Hindu, Katolik dan Budha ada memilik rumah ibadah, sedangkan agama Konghucu berdasarkan data Disdukcapil Kapuas dan Kementerian Agama Kapuas ada 4 orang tetapi lokasi masih belum bisa dilacak pasti keberadaannya," ucapnya.

--page

Selain itu, ia mengharapkan kepada umat Buddha Kapuas agar aktif mengikuti kegiatan pemerintah daerah maupun kegiatan kemasyarakatan, dalam hal ini agar umat Buddha di Kabupaten Kapuas berperan aktif.

"Jadikan kebersamaan keharmonisan untuk pembangunan Kabupaten Kapuas yang maju dan lebih baik," tandasnya.

Sebelumnya, Kabid Bimas Buddha Kemenag Kalteng, Partiyem yang meresmikan Sekretariat MBI Kabupaten Kapuas menyebutkan ini merupakan rumah ibadah umat Buddha Kapuas pertama dan yang ke tiga di Kalimantan Tengah.

"Selain fungsinya untuk beribadah juga sebagai sekretariat pembinaan dan pelatihan pemuda pelajar Buddha yang ada di Kabupaten Kapuas tentunya dengan harapan bisa memanfaatkan tempatnya dengan maksimal," ucap Partiyem.

Ia berpesan kepada Kemenag Kapuas agar bisa memberikan arahan dan bantuan kepada umat Budha yang ada di Kapuas ini supaya bisa menjadi umat yang berkualitas. "Terutama di masa pendemi ini kita tonjolkan umat Buddha di Kapuas bisa menjadi agen pemutus rantai penyebaran Covid-19,"

“Saya juga meminta kepada ketua MBI Kabupaten Kapuas agar bisa mendata penyebaran umat Buddha di Kabupaten Kapuas dengan prinsip by Name by address agar akurat," harapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)