BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menyampaikan pada tahun 2021 pihaknya akan fokus meningkatkan indeks literasi di masyarakat.
“Kegiatan Perpustakaan Nasional RI tahun 2021 akan berfokus pada Indeks Kegemaran Membaca dan Indeks Literasi,” ungkap Syarif saat menghadiri Talk Show di Aula Jayang Tingang, Selasa 2 Maret 2021.
Syarif menjelaskan salah satu upaya dalam mewujudkan hal tersebut adalah dengan melaksanakan taklshow dan diskusi tentanga Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM).
Syarif yakin melalui kegiatan talkshow yang salah satunya seperti dilaksanakan di Kalteng dengan tema penguatan sisi hulu dan hilir budaya baca guna peningkatan indeks literasi masyarakat Indonesia bisa menguatkan budaya baca.
“Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian yang sangat penting sebagai upaya penguatan budaya baca masyarakat agar terwujud masyarakat berpengetahuan,” terangnya.
--page
Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga menjadi salah satu rencana aksi Perpustakaan Nasional, untuk mewujudkan program prioritas pemerintah tahun 2020-2024, yaitu pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia (SDM).
Syarif Bando berharap pelaksanaan kegiatan PILM dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Perpustakaan Nasional RI dengan berbagai pihak hari ini dapat memperkuat ekosistem budaya baca dan literasi Indonesia. (HERMAWAN DP/B-7)









