PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Ketua Komisi III DPRD Pulang Pisau, H Ahmad Jayadikarta mengingatkan warga tentang ancaman kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Dia berharap, masyarakat lokal ikut berkontribusi dan berperan aktif mengawal keberhasilan program Program Food Estate dengan menjaga kawasan ketahanan pangan dari ancaman tersebut. 

Menurutnya, masyarakat lokal sangat memahami dan mengetahui betul bagaimana kondisi geografis di sekitaran wilayah ketahanan pangan atau kawasan pertanian yang terletak pada Kecamatan Pandih Batu dan Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau.

“Seperti yang terlihat bahwa selama bulan Januari, Februari hingga bulan Maret ini wilayah kita memasuki musim pancaroba. Tiap malam hujan namun sangat terasakan pada siang hari, tiba-tiba lumayan menyengat cuaca panasnya, dan itu menjadi suatu kewaspadaan untuk menghadapi ancaman Karhutla,” ucap Ahmad Jayadikarta kepada Borneonews.co.id, Selasa, 2 Maret 2021. 

Setelah itu, lanjut Legislator NasDem Pulang Pisau ini, sinergi berkesinambungan untuk mengantisipasi bahaya Karhutla pada Kawasan Food Estate juga diperlukan satuan tugas yang profesional, dan memilki pengalaman dalam mengatasi Karhutla yang telah terjadi beberapa tahun yang lalu.

“Karena kalau anggota-anggota satgas Karhutla orang-orang yang tidak siap dan tidak berkompeten, bisa menjadi suatu kendala dalam pelaksanaan tugas di lapangan nantinya, maka oleh sebab itu agar diperhatikan,” tandasnya.

--page

Dia menambahkan, kejadian hebat Karhutla pada tahun 2014 – 2015 menjadi dasar masyarakat untuk lebih meningkatkan keperluan baik itu peralatan maupun logistik dan dapur umum demi mengantisipasi segala kemungkinan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Kami pun berharap, jika ada peluang dan kesempatan agar kiranya pemerintah daerah dapat meningkatkan kemampuan para satgas penanganan Karhutla yang terdiri dari masyarakat lokal untuk dilatih dalam pelatihan penanggulangan bencana daerah,” tutupnya. [DENNY/B-7)