BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tidak bisa mengabulkan untuk menaikan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah ini. Hal itu terkendala keterbatasan anggaran di tengah pandemi.
"Karena musibah pandemi Covid-19, anggaran dipotong. Sehingga untuk 2021 ini, tidak ada kenaikan tunjangan," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Rabu, 03 Maret 2021.
Saat ini, anggaran daerah masih di fokuskan untuk penanganan Covid-19. Hal itu dilakukan, guna mengantisipasi penyebaran. Karena, kesehatan masyarakat yang lebih diutamakan.
"Kalau memang nantinya pandemi berakhir dan Covid-19 bisa tertangani, maka tahun depan kemungkinan untuk kenaikan tunjangan daerah akan terwujud," kata Halikinnor.
Dirinyapun mengajak seluruh ASN agar bersatu berupaya meningkatkan kinerja di tengah pandemi Covid-19. Selain itu juga, bantu melakukan penanganan virus tersebut dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu patuh terhadap protokol kesehatan.
--page
"Saya harap bersabar dulu. Kalau memang nantinya anggaran tidak ada pemangkasan, dan Covid-19 berakhir, maka tunjangan daerah bisa naik nantinya," terang Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









