BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim pansus pengawasan anggaran penanganan pandemi Covid-19 Kalteng berharap besaran bantuan sosial covid-19 dari pemerintah perlu dinaikan.
“Kami berharap Pemprov Kalteng dapat menyesuaikan kembali dana Bansos akan menggelontorkan. Contohnya seperti BLT yang juga diberikan tahun lalu,” kata Ketua Pansus Pengawasan Anggaran Penanganan Pandemi Covid-19 Kalteng, Yohanes Freddy Ering.
Karena, lanjut dia, pada dasarnya masyarakat penerima bantuan sosial rata-rata merasa tidak puas dan menganggap bansos provinsi ini sebagai prioritas terakhir.
Pasalnya nominal Bansos Provinsi Kalteng cukup kecil, yakni Rp500 ribu jika dibandingkan bansos dari pusat yang lebih besar. Walaupun memang disalurkan secara bertahap.
“Kalaupun secara aturan tidak boleh lebih tinggi dari pusat, paling tidak mendekati. Kami harapakan meskipun penyaluran provinsi hanya sekali, mungkin besarannya bisa ditingkatkan lagi. Penerima kalau bisa juga diperbanyak,” tambahnya.
Pansus juga mendukung langkah penyaluran bansos secara non tunai seperti kebijakan pemerintah pusat yang sudah melalui rekening bank dan sebagainya.
--page
“Itu bagus dalam rangka meminimalisasi terjadinya kesalahan penyaluran atau potensi penyimpangan dan manipulasi,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-11)









