BORNEONEWS, Sukamara - Kabupaten Sukamara memiliki potensi sawah seluas 3.761 hektare. Namun potensi tersebut belum dapat dikelola secara maksimal, karena karakteristik petani yang memerlukan pemberdayaan.
"Potensi pertanian yang kita miliki itu cukup luas. Apabila ini bisa dikelola sesuai harapan, maka akan memberikan hasil yang melimpah," kata Bupati Sukamara, Windu Subagio saat mengikuti syukuran panen padi di Desa Sungai Pasir, Kamis, 4 Maret 2021.
Meskipun potensi tersebut cukup besar, namun pertanian di Bumi Gawi Barinjam belum bisa dikelola secara maksimal. Petani masih memerlukan pemberdayaan seperti pengelolaan potensi sawah secara intensifikasi melalui penyiapan areal tanam.
Kemudian bimbingan dan penyuluhan bagi para petani, penyediaan kebutuhan sarana dan prasarana produksi maupun fasilitas pasca panen.
"Saya meminta kepada seluruh jajaran pertanian, Dinas PUPR, KTNA, camat, kepala desa, kelompok tani, dan instansi terkait untuk membantu pelaksanaan penanaman sesuai dengan teknis budidaya," pinta Windu.
Bupati Sukamara juga meminta agar pihak terkait bisa segera menyelesaikan kendala tata kelola air atau irigasi, penyiapan sarana produksi seperti pupuk, benih dan pestisida untuk tidak terlambat.
--page
"Saya juga mengingatkan kepada petani untuk waspada terhadap serangan hama dan penyakit. Harus dilakukan pengendalian sedini mungkin," tutup Windu Subagio. (NORHASANAH/B-11)









