PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Personel Kodim 1014 Pangkalan Bun, bersama aparat gabungan satgas Karhutla Kotawaringin Barat (Kobar), himgha saat ini masih melakukan pendinginan atau pembasahan, di lokasi Kebakaran lahan yang terjadi beberapa hari, di Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, pada Jumat, 5 Maret 2021.

Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat peduli api (MPA), menyisir dan melakukan penyemprotan, pada titik area yang sampai saat ini, lokasi tersebut masih mengeluarkan asap, dikarenakan lahan yang terbakar adalah lahan gambut sehingga bara api yang ada di dalam tanah sangat sulit untuk di padamkan.

Komandan Kodim 1014 /Pbn Letkol Arh Drajad Tri Putro mengatakan, pendinginan difokuskan pada lahan gambut yang masih menimbulkan asap, agar api tidak menyala kembali.

"Proses pendinginan dilakukan hingga asap tidak muncul lagi dan bara apa dipastikan padam," kata Letkol Arh Drajad Tri Putro.

Lanjutnya, Dandim menjelaskan, meskipun ada kendala cuaca panas, angin kencang, serta kurangnya sumber air di lokasi, namun langkah penanganan karhutla terus dilakukan secara optimal.

--page

"Kita akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait, dan sejauh ini karhutla di wilayah Kotawaringin Barat dapat ditangani dengan baik," jelasnya

Dia pun mengimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Sebab, dampak Karhutla menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan dan ekosistem akan rusak.

"Jangan buka lahan dengan cara membakar, selain mengganggu kehidupan, ingat bahwa pelaku karhutla bisa dipidana,"tegasnya. (DANANG/B-5)