BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran meyakini dengan adanya sinergisitas dari seluruh stakeholder mampu membuang Kalteng bebas dari kabut asap pada tahun ini.
Dia mengatakan, manajemen tanggap darurat maupun kemampuan dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana secara cepat dan tanggap harus selalu ditingkatkan.
"Yang tidak kalah penting juga lakukan edukasi kepada masyarakat secara persuasif dan terukur," ujarnya, Jumat, 5 Maret 2021.
Dijelaskannya, bahwa edukasi yang dilakukan perlu dimulai dari skop terkecil yaitu lingkup keluarga supaya informasi serta sosialisasi tentang kebencanaan dapat diterima dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat.
Dia menerangkan, selain bencana alam baik itu karhutla serta bencana banjir, saat ini juga Kalteng masih menghadapi bencana nonalam yaitu pandemi Covid-19.
--page
"Jadi penanggulangan semua bencana tersebut harus tetap berjalan dengan seimbang, kita harus bekerja cepat, inovatif, dan juga berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait," tandasnya. (DONNY D/B-7)









