NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Edi Manto kembali terpilih sebagai Ketua Tim Pengelola Kebun Desa (TPKD) Tamiang, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau dalam Musyawarah Desa yang digelar di Balai Desa Tamiang, Kamis 5 Maret 2021.

Musyawarah desa yang dipimpin Kepala Desa Tamiang, Darong ini sejatinya memberi kesempatan terbuka kepada semua warga yang memiliki keinginan untuk mencalonkan diri sebagai pengurus TPKD, namun masyarakat tetap bulat dan secara aklamasi meminta Edi Manto untuk kembali menjadi ketua TPKD.

Mayoritas masyarakat Desa Tamiang menilai Edi Manto telah berhasil memimpin pengelolaan kebun desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan.

Diketahui, kebun Kelapa Sawit seluas 100 hektare itu merupakan limpahan dari salahsatu perusahaan besar swasta (PBS) sesuai akta perdamaian putusan Pengadilan Negeri Nanga Bulik nomor 1/Pdt/G/LH/2020/PN Ngb dan surat nomor 0217/PWP-LGL-JKT/VI/2020.

Berdasarkan hasil musyawah desa pada Agustus 2020 lalu, kebun itu dikelola oleh TPKD yang berjumlah 21 orang serta memberdayakan sedikitnya 67 warga Desa Tamiang sesuai kemampuannya.

--page

Terhitung 6 bulan sejak itu, TPKD Tamiang berhasil membuktikan kerja nyata hingga kebun yang dikelolanya menjadi sumber pendapatan masyarakat dan desa.

Hanya dalam waktu 6 bulan itu, TPKD berhasil memeroleh keuntungan bersih lebih dari Rp1 milyar dan hasilnya telah diserahkan kepada pemerintah desa (pemdes) baik berupa uang dan barang.

Beberapa barang tersebut antara lain 1 unit exavator, 1 paket tenda lengkap dengan kursi, 1 set panggung dan sound system serta generator potrable.

Barang-barang itu dibeli secara tunai dengan uang dari keuntungan pengelolaan kebun yang peruntukannya dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Saat dibincangi, Edi Manto mengaku berterima kasih atas kepercayaan masyarakat kepadanya. Edi menilai keberhasilan pengelolaan kebun desa itu hasil kerja bersama yang dilandasi kesungguhan dan kejujuran.

--page

Kesunggugan masyarakat ingin meningkatkan kesejahteraannya dan jujur dalam setiap tanggung jawab yang diemban sesuai bidangnya.

"Kuncinya kesungguhan dan kejujuran kita bersama. Adapun hasil yang diperoleh dari 6 bulan terakhir ini berkat kerja tim yang proses dan hasilnya kita jalani bersama secara sungguh-sungguh, kita juga terus berupaya mengelola secara profesional dan transparan," sebutnya.

Edi juga mengaku lega karena laporan administrasi dari pengurus TPKD yang mengeola kebun selama enam bulan terakhir telah diterima dengan baik. Ke depan kekompakan masyarakat Desa Tamiang diharapkan tetap terjaga sehingga kesejahteraan masyarakat terus meningkat. (HENDI NURFALAH/B-6)